Mahasiswa Pemberdayaan Masyarakat UNTAG Surabaya Gelar Sosialisasi Taat Administrasi Kependudukan di Kelurahan Bubutan

Mahasiswa Pemberdayaan Masyarakat UNTAG Surabaya Gelar Sosialisasi Taat Administrasi Kependudukan di Kelurahan Bubutan
Mahasiswa program Pemberdayaan Masyarakat Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya memberikan pemaparan materi sosialisasi mengenai pentingnya ketaatan administrasi kependudukan (Adminduk) kepada warga di Kelurahan Bubutan, Kota Surabaya

5BERITA.COM, Surabaya — Mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya (UNTAG) yang tergabung dalam program Pemberdayaan Masyarakat menggelar sosialisasi taat administrasi kependudukan yang diikuti oleh 27 peserta di Pos Tangguh RW 04 Kelurahan Bubutan, Surabaya, pada Minggu (31/5/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya tertib administrasi kependudukan dan pengurusan dokumen kependudukan, terutama pada remaja.

Tertib administrasi kependudukan merupakan upaya masyarakat dalam memenuhi dan melaksanakan kewajiban pencatatan serta pengelolaan dokumen kependudukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dokumen kependudukan seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), akta kelahiran, akta kematian, dan dokumen lainnya yang memiliki peran penting sebagai identitas hukum warga negara serta menjadi syarat dalam memperoleh berbagai layanan publik. Menurut warga, masih ada beberapa penduduk Kelurahan Bubutan yang masih belum memahami pentingnya berkas administrasi, sehingga sosialisasi ini diharapkan dapat menjadi wadah masyarakat agar lebih taat.

Bacaan Lainnya

Ketua sub kelompok Pilar Kemasyarakatan Pemberdayaan Masyarakat UNTAG, Moh Fikri Fakhrizal Masdan, menjelaskan bahwa kegiatan sosialisasi ini melibatkan remaja sebagai target utama. “Kami ingin memberikan edukasi dan pemahaman mengenai pentingnya melengkapi data administrasi kependudukan sejak dini. Administrasi yang tertib tidak hanya mempermudah pengurusan berbagai kebutuhan masyarakat, tetapi juga menjadi dasar dalam memperoleh hak dan layanan publik. Harapannya, para remaja dapat lebih peduli terhadap dokumen kependudukan mereka maupun keluarganya,” ujar Fikri.

Kegiatan sosialisasi ini diawali dengan pemaparan materi oleh tim Pemberdayaan Masyarakat dari mahasiswa jurusan Hukum. Mereka menjelaskan tentang pentingnya kelengkapan data administrasi. Pemaparan ini juga disertai dengan pembagian pre-test dan post-test untuk mengetahui sejauh mana pengetahuan peserta mengenai isi materi yang disampaikan. Selain itu, peserta diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan mengajukan pertanyaan terkait kendala yang mereka hadapi dalam pengurusan dokumen administrasi kependudukan.

Salah satu peserta sosialisasi, Novia, mengaku mendapatkan pengetahuan baru setelah mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, kehadiran mahasiswa pemberdayaan masyarakat memberikan manfaat bagi masyarakat melalui informasi dan edukasi yang disampaikan selama kegiatan berlangsung.

“Kehadiran mahasiswa KKN dan kegiatan sosialisasi ini menambah wawasan baru bagi masyarakat. Ada informasi yang sebelumnya kami belum tahu. Mungkin karena latar belakang pendidikan kami berbeda-beda dan tidak semua pernah mengenyam Pendidikan tinggi, jadi kehadiran teman-teman mahasiswa sangat membantu menambah pengetahuan kami tentang apa itu tertib administrasi kependudukan,” ujar Novia.

Kegiatan sosialisasi ditutup dengan sesi dokumentasi bersama antara mahasiswa dan peserta sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi masyarakat. Antusiasme peserta selama kegiatan berlangsung menunjukkan bahwa edukasi mengenai administrasi kependudukan masih sangat dibutuhkan. Melalui kegiatan ini, mahasiswa berharap masyarakat Kelurahan Bubutan dapat lebih memahami pentingnya melengkapi dan memperbarui dokumen kependudukan sehingga akses terhadap berbagai layanan publik dapat berjalan lebih mudah dan optimal.

Firman Setiawan

Penulis: Indah Gita Cahyani

Mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Editor: Nur Ardi, Tim 5Berita.com

Pos terkait