LDKO XVII HMM UNPAM Latih Kepemimpinan Adaptif untuk Generasi Visioner

LDKO XVII HMM UNPAM Latih Kepemimpinan Adaptif untuk Generasi Visioner
Kelompok 7 " Sagitarius Biru" LDKO XVII HMM UNPAM bersama setelah rangkaian kegiatan, sebagai simboli kerja sama dan kekompakan tim. Sumber foto Dokumentasi Pribadi, 2026.

5BERITA.COM, Tangsel — Latihan Dasar Kepemimpinan Organisasi ( LDKO ) memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan kemampuan kepemimpinan mahasiswa. Di tengah perkembangan zaman yang semakin dinamis, mahasiswa dituntut tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga mampu beradaptasi, berpikir kritis, serta mampu mengambil keputusan secara tepat. Melalui LDKO, peserta diberikan ruang yang cukup untuk mengembangkan keterampilan tersebut secara langsung melalui pengalaman dan pratik di lapangan.

LDKO XVII Himpunan Mahasiswa Manajemen UNPAM dilaksanakan pada tanggal 17 hingga 19 April. Lokasi villa sambora sawangan depok, kegiatan ini berlangsung selama tiga hari dengan rangkaian agenda yang telah disiapkan oleh panitia acara, dimulai dari pembinaan mental, kegiatan makan bersama, pentas seni, hingga olahraga untuk membangun kebugaran dan kekompakan. Pada malam harinya, peserta mengikuti jurit malam yang melatih keberanian, ketahanan mental, serta kerja sama tim dalam menghadapi tantangan. Kemudian kegiatan dilanjutkan dengan sistem pos to pos yang menguji kemampuan peserta dalam menyelesaikan setiap tantangan secara kelompok.

Bacaan Lainnya

Rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam membentuk pengalaman peserta selama mengikuti LDKO. Hal ini sejalan dengan apa yang sudah disampaikan oleh Ketua Umum HMM UNPAM, Tamala Setiarini, bahwa setiap mahasiswa yang bergabung dalam organisasi diibaratkan sebagai ” Gelas Kosong ” yang siap diisi dengan ilmu, pengalaman, dan nilai-nilai kepemimpinan. Hal ini menggambarkan bahwa organisasi merupakan ruang belajar yang terus membentuk diri menjadi pribadi yang lebih matang dan berproses.

Kelompok 7 ” Sagitarius Biru ” LDKO XVII HMM UNPAM merasakan bahwa kegiatan ini bukan hanya program pelatihan, tetapi juga menjadi pengalaman yang membentuk kekompakan dan cara berpikir dalam kerja sama. Dari setiap tantangan yang dihadapi, kelompok ini belajar untuk lebih adaptif, saling mendukung, dan menyelesaikan masalah secara bersama-sama.

Meskipun berasal dari latar belakang yang berbeda, hal tersebut tidak menjadi penghalang dalam membangun kerja sama tim. Justru perbedaan tersebut menjadi kekuatan dalam saling melengkapi satu sama lain selama kegiatan berlangsung.

Selain itu, dukungan dari mentor juga menjadi bagian proses pembelajaran kelompok ini. Mentor kami yaitu Hilmi Yahya senantiasa memberikan arahan, motivasi, serta pendampingan selama kegiatan berlangsung, sehingga membantu kelompok dalam memahami setiap tantangan dan menyelesaikannya dengan lebih baik.

LDKO XVII HMM UNPAM Latih Kepemimpinan Adaptif untuk Generasi Visioner
Foto bersama satu angkatan setelah pelaksanaan LDKO XVII HMM UNPAM sebagai bentuk kebersamaan dan kekompakan peserta. Sumber Foto Dokumentasi Pribadi, 2026.

Secara keseluruhan, LDKO XVII HMM UNPAM menjadi wadah pembelajaran yang bermakna dalam membentuk karakter kepemimpinan mahasiswa yang adaptif dan visioner. Melalui berbagai rangkain kegiatan yang telah dilaksanakan, peserta tidak hany memperoleh pengetahuan, tetapi juga pengalaman langsung dalam bekerja sama, mengambil keputusan, dan menghadapi tantangan.

Diharapkan melalui kegiatan ini, seluruh peserta dapat menerapkan nilai-nilai yang telah diproses dalam kehidupan berorganisasi maupun sehari-hari, serta terus mengembangkan diri menjadi pribadi yang lebih bertanggung jawab, berintegritas, dan siap menjadi pemimpin di masa depan.

Ditulis oleh kelompok 7 ” Sagitarius Biru”:
Anya Watina Nabillah Ruhiyat, Fahmi Alamsyah, Lantira Widadya Iswandi, Rahmani Solihah, Ricky Martin Simamora, Tiara Dewi, Tiara Nazwa Azahra, Zahra Emilia Ningrum.

Editor: Nur Ardi, Tim 5Berita.com

Pos terkait