5BERITA.COM, Malang — Kegiatan magang menjadi kesempatan nyata untuk memberikan kontribusi bagi dunia industri korporasi. Hal ini ditunjukkan oleh mahasiswa Program Studi Psikologi Universitas Brawijaya yang melaksanakan program magang di fungsi Human Capital (HR) di salah satu perusahaan Sektor Hilir Migas. Dalam upaya mendukung operasional di sektor industri hilir yang berisiko tinggi (high-risk) serta upaya adaptasi sektor industri terhadap era Revolusi Industri 4.0 melalui transformasi digital, setiap perusahaan energi nasional di Indonesia terus mendorong langkah digitalisasi di segala lini.
Selama masa magang, mahasiswa terlibat langsung dalam mendukung aktivitas administratif harian dan manajemen kompetensi pekerja lapangan. Menyadari pentingnya keakuratan data di industri yang berisiko tinggi (high-risk), mahasiswa berkolaborasi dengan tim internal untuk mengatasi kendala teknis pada sistem perekapan sertifikat lama. Oleh karena itu, muncul inisiasi ide untuk membuat sebuah teknologi tepat guna berupa Dashboard Certification Recap berbasis Microsoft Excel yang lebih adaptif dan ramah pengguna (user-friendly).
Inovasi dashboard interaktif ini dirancang untuk mempermudah monitoring kompetensi pekerja secara real-time. Di dalamnya, disematkan fitur penyaringan data (Slicer) berdasarkan lokasi unit kerja lapangan dan fungsi spesifik, sehingga proses monitoring data bisa dilakukan secara lebih efektif dan efisien. Selain itu, sebaran data disajikan secara visual lewat Diagram Batang (Bar Chart) dan Diagram Lingkaran (Pie Chart) untuk melihat persentase pelatihan, serta matriks individu untuk melacak jumlah sertifikat yang dimiliki setiap pekerja sekaligus memantau masa berlakunya.
Tidak hanya dari segi sistem, selama kegiatan magang ini mahasiswa juga menerapkan alur kerja responsif yang baru. Setiap dokumen sertifikat yang masuk kini langsung direkap pada hari yang sama tanpa menunggu berkas menumpuk. Perubahan etika kerja yang sederhana ini terbukti efektif menjaga integritas data aktual perusahaan, meminimalisir risiko berkas terselip, dan mempercepat efisiensi waktu kerja di unit HR.
Selain itu, mahasiswa juga diberikan kesempatan untuk terjun langsung dalam hal yang melibatkan pihak eksternal perusahaan. Mahasiswa berperan aktif dalam menjalin koordinasi dengan pihak-pihak eksternal perusahaan, vendor penyedia pelatihan (training provider), hingga instansi terkait untuk memastikan proses sertifikasi kompetensi pekerja berjalan sesuai regulasi yang berlaku. Pengalaman berinteraksi langsung dengan pemangku kepentingan (stakeholders) eksternal ini secara nyata mengasah kemampuan komunikasi strategis, negosiasi, serta manajemen krisis mahasiswa di situasi lapangan.
Pengalaman magang ini menjadi bukti nyata bagaimana ilmu Psikologi Industri dan Organisasi (PIO) dapat diintegrasikan dengan pemanfaatan teknologi data di era Revolusi Industri 4.0.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya mendapatkan pengalaman profesional di korporasi skala nasional, tetapi juga berhasil meninggalkan dampak positif melalui sistem kerja yang lebih inklusif, responsif, dan efisien bagi operasional perusahaan.










