Universitas Pignatelli Triputra Gelar Digitalisasi Administrasi dan Pelatihan Literasi Digital, Tingkatkan Kinerja Kader Posyandu di Margosari

Universitas Pignatelli Triputra Gelar Digitalisasi Administrasi dan Pelatihan Literasi Digital, Tingkatkan Kinerja Kader Posyandu di Margosari
Tim dosen dan mahasiswa Universitas Pignatelli Triputra berfoto bersama para kader Posyandu Arum Sari 3 di Kalurahan Margosari usai pelatihan literasi digital.

5BERITA.COM, Margosari – Mahasiswa dan dosen Universitas Pignatelli Triputra melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui digitalisasi administrasi dan pelatihan literasi digital bagi kader Posyandu Arum Sari 3 di Kalurahan Margosari pada Oktober 2025 – Maret 2026.

Dalam upaya mendukung transformasi digital di sektor kesehatan masyarakat, tim pengabdian kepada masyarakat dari Universitas Pignatelli Triputra melaksanakan program digitalisasi administrasi serta pelatihan literasi digital bagi kader Posyandu Arum Sari 3 yang berlokasi di Kalurahan Margosari. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi administrasi serta kesiapan kader dalam memanfaatkan teknologi digital secara mandiri dan berkelanjutan.

Bacaan Lainnya

Posyandu sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan ibu dan anak di tingkat desa masih banyak menghadapi kendala dalam pengelolaan administrasi. Sebagian besar proses pencatatan masih dilakukan secara manual, yang berpotensi menimbulkan duplikasi data, kesalahan pencatatan, hingga keterlambatan dalam pelaporan. Kondisi ini juga ditemukan di Posyandu Arum Sari 3 sebelum kegiatan pengabdian dilaksanakan.

Ketua tim pengabdian, Maria Karmelia Fajarlestari, menjelaskan bahwa program ini tidak hanya berfokus pada pengembangan sistem, tetapi juga pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia. “Kami mengembangkan aplikasi pencatatan pra-konsultasi berbasis web yang disesuaikan dengan kebutuhan kader, sekaligus memberikan pelatihan literasi digital agar kader dapat menggunakan teknologi tersebut secara optimal,” ujarnya.

Kegiatan diawali dengan tahap identifikasi masalah dan analisis kebutuhan melalui observasi serta diskusi langsung dengan kader Posyandu. Selanjutnya, tim merancang dan mengembangkan aplikasi berbasis web yang memiliki fitur pencatatan data pasien, pencatatan pra-konsultasi, serta dashboard rekapitulasi data. Aplikasi ini dirancang sederhana dan mudah digunakan agar sesuai dengan tingkat literasi digital kader yang beragam.

Universitas Pignatelli Triputra Gelar Digitalisasi Administrasi dan Pelatihan Literasi Digital, Tingkatkan Kinerja Kader Posyandu di Margosari
Tampilan antarmuka (interface) aplikasi pencatatan pra-konsultasi berbasis web yang dikembangkan khusus untuk Posyandu Arum Sari 3.

Setelah aplikasi selesai dikembangkan, tim melaksanakan pelatihan literasi digital dengan metode praktik langsung (learning by doing). Para kader dilatih untuk mengoperasikan aplikasi, mulai dari input data hingga memahami pentingnya keamanan dan kerahasiaan data kesehatan. Kegiatan ini dilanjutkan dengan pendampingan agar kader siap jika aplikasi di implementasikan dalam kegiatan Posyandu rutin.

Tidak hanya dari sisi teknis, peningkatan juga terlihat pada aspek literasi digital kader. Sebagian besar kader yang sebelumnya mengalami keraguan dalam penggunaan teknologi kini menjadi lebih percaya diri dan mandiri dalam mengoperasikan aplikasi. Hal ini menunjukkan bahwa pelatihan yang diberikan mampu meningkatkan pemahaman sekaligus membangun sikap positif terhadap pemanfaatan teknologi digital.

Salah satu kader Posyandu mengungkapkan bahwa penggunaan aplikasi sangat membantu dalam pekerjaan sehari-hari. “Pencatatan jadi lebih cepat dan rapi. Bisa lebih mudah mengelola data pra-konsultasi peserta,” ujarnya.

Meski demikian, terdapat beberapa kendala yang masih dihadapi, terutama terkait dengan kestabilan koneksi internet. Hal ini menjadi catatan penting untuk pengembangan program selanjutnya agar implementasi digitalisasi dapat berjalan lebih optimal.

Kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa integrasi antara pengembangan sistem informasi dan peningkatan literasi digital merupakan strategi yang efektif dalam mendukung transformasi digital di lingkungan Posyandu. Selain meningkatkan efisiensi administrasi, program ini juga berkontribusi pada peningkatan kualitas layanan kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.

Editor: Nur Ardi, Tim 5Berita.com

Pos terkait