Perencanaan Master Plan Tata Kelola Sampah Desa Gombong Dorong Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan KKN UNDIP

WhatsApp-Image-2026-02-10-at-3.25.31-PM

Gombong, 2 Februari 2026 – Desa Gombong terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan pengelolaan sampah berbasis lingkungan melalui kegiatan Perencanaan Master Plan Tata Kelola Sampah yang dilaksanakan oleh Mahasiswa Universitas Diponegoro Tim 1 KKN 75. Program ini menjadi langkah strategis dalam mewujudkan sistem pengelolaan sampah yang efektif, terencana, dan berkelanjutan sesuai dengan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle).

Kegiatan yang dilaksanakan mencakup sosialisasi serta penyusunan desain Tempat Pengolahan Sampah (TPS) 3R Desa Gombong. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan lancar dan mendapat sambutan positif dari berbagai pihak, mulai dari perangkat desa, pengurus BUMDes, hingga masyarakat setempat. Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh pemahaman komprehensif mengenai mekanisme pengelolaan TPS 3R, mulai dari proses pemilahan sampah hingga pengolahan yang ramah lingkungan.

Bacaan Lainnya

Interaksi aktif dalam sesi diskusi menunjukkan tingginya antusiasme peserta sekaligus meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah berbasis 3R. Sebagai wujud keberlanjutan program, Tim KKN turut menyusun booklet Standar Operasional Prosedur (SOP) TPS 3R yang dirancang sebagai pedoman tertulis dalam pelaksanaan operasional pengelolaan sampah di Desa Gombong.

Program Perancangan Desain TPS 3R ini digagas oleh Mochamad Luthfi Haernanda, salah satu anggota Tim 1 KKN 75, yang menilai bahwa pembenahan tata kelola sampah merupakan elemen krusial dalam mendukung pembangunan desa. Dengan perencanaan yang matang serta pendekatan edukatif, program ini diharapkan mampu menjadi landasan bagi sistem pengelolaan sampah yang lebih terstruktur dan berkesinambungan.

Ke depannya, melalui Master Plan Tata Kelola Sampah Desa Gombong yang dipelopori oleh Mochamad Luthfi Haernanda bersama Mahasiswa KKN Universitas Diponegoro Tim 1 KKN 75, diharapkan proses edukasi dan implementasi pengelolaan lingkungan, termasuk upaya revitalisasi curug sebagai potensi wisata desa, dapat terlaksana secara optimal dan terus berkembang.

Antusiasme dan senyum ceria yang terpancar dari wajah para anggota BUMDes menjadi cerminan keberhasilan kolaborasi ini. Hal tersebut membuktikan bahwa kerja keras, kegigihan, serta sinergi yang terarah mampu menghadirkan pengalaman bermakna sekaligus memberikan dampak nyata bagi pembangunan dan keberlanjutan Desa Gombong.

Editor: Nur Ardi, Tim 5Berita.com

Pos terkait