NEWSFEED.ID, Tangsel — Mitos merupakan salah satu bentuk ekspresi budaya yang diwariskan secara turun-temurun dan masih bertahan dalam kehidupan masyarakat Indonesia hingga saat ini. Salah satu mitos yang cukup dikenal adalah larangan membakar terasi pada malam hari karena dipercaya dapat memanggil makhluk halus. Kepercayaan ini berkembang terutama pada masyarakat yang masih memegang kuat nilai-nilai tradisional dan kearifan lokal.
Asal Usul dan Latar Belakang Mitos
Dalam kajian antropologi budaya, mitos berfungsi sebagai sarana pembentukan norma sosial. Mitos larangan membakar terasi pada malam hari dipercaya muncul dari anggapan bahwa aroma terasi yang menyengat dapat menarik perhatian makhluk gaib. Cerita mengenai kemunculan makhluk halus seperti kuntilanak atau genderuwo sering dikaitkan dengan aktivitas tertentu yang dilakukan pada waktu malam.
Analisis Sosial dan Budaya
Dari sudut pandang sosial, mitos ini memiliki fungsi sebagai alat kontrol perilaku masyarakat. Larangan tersebut dapat dimaknai sebagai upaya menjaga ketertiban dan kenyamanan lingkungan, karena bau terasi yang dibakar sangat menyengat dan berpotensi mengganggu orang lain, terutama pada malam hari. Dengan membingkai larangan tersebut dalam narasi mistis, pesan moral menjadi lebih mudah diterima dan ditaati.
Perspektif Ilmiah
Secara ilmiah, tidak terdapat bukti empiris yang menunjukkan bahwa membakar terasi dapat memanggil makhluk halus. Bau terasi dapat dijelaskan melalui proses kimia yang terjadi pada hasil fermentasi udang atau ikan, yang menghasilkan senyawa beraroma tajam. Oleh karena itu, mitos ini lebih tepat dipahami sebagai konstruksi budaya daripada fenomena supranatural.
Kesimpulan
Mitos larangan membakar terasi pada malam hari merupakan bagian dari kearifan lokal yang berfungsi sebagai media pewarisan nilai dan norma sosial. Walaupun tidak memiliki dasar ilmiah, mitos ini berperan penting dalam menjaga harmoni sosial dan etika hidup bermasyarakat. Pemahaman terhadap mitos ini perlu ditempatkan dalam konteks budaya, bukan sebagai fakta objektif.
Daftar Pustaka
- Bola.com. (2024). Mitos Membakar Terasi di Malam Hari.
- Correcto.id. (2020). Mitos Terasi dan Kepercayaan Mistis Masyarakat.
- Koentjaraningrat. (2009). Pengantar Ilmu Antropologi. Jakarta: Rineka Cipta.
Penulis: Azid Kamaludin (241012600737)
Mahasiswa Universitas Pamulang









