Mahasiswa KKN UNDIP Terangi Sawah Desa Mutihan dengan Teknologi Smart Owl House Berbasis Energi Surya

IMG_5983

5BERITA.COM, KLATEN – Permasalahan hama tikus di sektor pertanian Desa Mutihan, Kecamatan Gantiwarno, Kabupaten Klaten, masih menjadi tantangan besar bagi para petani. Pengendalian hama yang selama ini bergantung pada metode konvensional dinilai kurang efektif dan berisiko bagi lingkungan. Sebagai solusi ekologis, pemanfaatan Burung Hantu (Tyto alba) sebagai predator alami mulai digalakkan melalui pembangunan Rumah Burung Hantu (Rubuha). Namun, lokasi persawahan yang jauh dari jaringan listrik menjadi kendala utama dalam penerapan teknologi pemantauan modern pada kandang tersebut.

Menjawab tantangan tersebut, Ardhya Novri Ramadhan, mahasiswa KKN Tim I Universitas Diponegoro tahun 2025/2026 dari Program Studi Teknik Elektro, menghadirkan inovasi sistem kelistrikan mandiri untuk Smart Owl House. Program bertajuk “Perancangan Sistem Catu Daya (Power Supply) Rubuha” ini bertujuan menyediakan sumber energi berkelanjutan guna mendukung operasional sensor dan perangkat elektronik pemantau di tengah sawah tanpa bergantung pada PLN.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan observasi di lapangan, infrastruktur kelistrikan di area persawahan Desa Mutihan sangat minim. Padahal, integrasi teknologi Internet of Things (IoT) pada Rubuha memerlukan suplai daya yang stabil. Oleh karena itu, sistem yang dirancang memanfaatkan energi terbarukan melalui panel surya (solar panel).

Sistem catu daya ini dirancang dengan komponen utama berupa panel surya sebagai penangkap energi matahari, Solar Charge Controller (SCC) untuk mengatur pengisian daya agar baterai awet, serta baterai sebagai penyimpan energi. Energi yang tersimpan kemudian dikonversi tegangannya menggunakan modul DC-DC step-up agar sesuai dengan kebutuhan perangkat mikrokontroler ESP32 dan sensor yang terpasang di dalam Rubuha.

Mahasiswa KKN UNDIP Terangi Sawah Desa Mutihan dengan Teknologi Smart Owl House Berbasis Energi Surya

“Pemasangan sistem ini memungkinkan Smart Owl House beroperasi selama 24 jam penuh secara mandiri. Selain merakit komponen, kami juga memberikan edukasi kepada kelompok tani mengenai perawatan panel surya, seperti pembersihan berkala agar penyerapan energi matahari tetap optimal meskipun cuaca mendung,” ujar Ardhya.

Kehadiran Smart Owl House yang dilengkapi sistem kelistrikan mandiri ini diharapkan tidak hanya menekan populasi hama tikus secara alami, tetapi juga menjadi percontohan modernisasi pertanian berbasis teknologi tepat guna di Desa Mutihan. Sinergi antara pelestarian ekosistem dan pemanfaatan energi terbarukan ini menjadi langkah nyata mahasiswa UNDIP dalam mendukung pertanian berkelanjutan.

Penulis: Ardhya Novri Ramadhan, Mahasiswa Program Studi Teknik Elektro
DPL: Dr. techn. Asep Muhamad S., S.T., M.T
Lokasi KKN: Desa Mutihan, Kecamatan Gantiwarno, Kabupaten Klaten

Editor: Nur Ardi, Tim 5Berita.com

Pos terkait