Mahasiswa KKN-T Undip Dorong UMKM Kumala Snack lewat Peremajaan Packaging di Boyolali

Kelompok 2, Tim 34, KKN-T UNDIP 2026
Pemberian hasil peremajaan packaging kepada Ibu Sumiyati selaku pemilik UMKM Kumala Snack

5BERITA.COM, BOYOLALI – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Diponegoro melaksanakan program bertema “Optimalisasi Produksi UMKM Snack melalui Pelatihan Promosi Digital dan Marketing” di Desa Teras, Kecamatan Teras, Kabupaten Boyolali. Satu-satunya UMKM yang menjadi mitra kegiatan ini adalah Kumala Snack, usaha makanan ringan rumahan yang memproduksi berbagai jenis camilan unggulan seperti pie susu dan onde-onde.

Kelompok KKN-T yang terdiri atas sepuluh mahasiswa dari latar belakang multidisiplin ditetapkan pada tugas peremajaan packaging sebagai output utama program kerja. Packaging dipilih karena dinilai memiliki salah satu peran strategis dalam promosi digital dan pemasaran produk UMKM, mengingat kemasan lama Kumala Snack masih tergolong sederhana.

Bacaan Lainnya

Peremajaan kemasan tidak hanya difokuskan pada aspek visual, tetapi juga pada kelengkapan informasi produk. Dalam hal ini, Salsabilla Dani (Teknik Kimia) mengambil peran melakukan analisis komposisi bahan dan identifikasi potensi kandungan alergen pada produk Kumala Snack. Informasi tersebut kemudian disusun menggunakan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami agar kemasan produk tidak hanya menarik, tetapi juga informatif dan sesuai dengan prinsip keamanan pangan bagi konsumen.

Dari sisi desain visual, Muhammad Athallah Arva (Teknik Industri) memimpin proses redesain kemasan produk ke dalam bentuk standing pouch dan box untuk varian unggulan. Redesain ini mengusung konsep inovatif dan modern, namun tetap mempertimbangkan aspek keterjangkauan biaya produksi agar dapat diterapkan secara berkelanjutan oleh Kumala Snack.

Desain kemasan tersebut dirancang dengan model transparan pada bagian depan. Konsep ini dipilih berdasarkan hasil analisis pangsa pasar yang menunjukkan bahwa kemasan transparan lebih diminati karena mampu menampilkan jumlah kuantitas serta kualitas visual produk secara langsung. Dengan demikian, kemasan berfungsi ganda: sebagai pelindung sekaligus media komunikasi yang membangun kepercayaan konsumen.

Upaya peremajaan packaging juga didukung secara integral dengan pembenahan aspek teknis produksi. Dua mahasiswa teknik, Sultan Ario Bimo (Teknik Mesin) dan Janitra Bintoro Putera (Teknik Elektro), berkolaborasi melakukan perawatan (maintenance) pada alat sealer dan vacuum yang digunakan UMKM. Mereka sekaligus menyusun buku panduan penggunaan dan Standar Operasional Prosedur (SOP) perawatan alat. Langkah ini dilakukan agar proses pengemasan berjalan lebih optimal dan alat produksi dapat dirawat secara mandiri oleh pihak UMKM di masa depan.

Selain itu, kelompok KKN-T membantu UMKM dalam mengakses kebutuhan pendukung kemasan. Intan Mutiara Sejati (Teknik Geodesi) dan Salma Almira Hani (Sekolah Vokasi) melakukan pemetaan lokasi percetakan kemasan dan toko plastik yang mudah dijangkau dari lokasi usaha. Peta sebaran ini memuat referensi tempat percetakan berkualitas memadai serta penyedia bahan kemasan yang sesuai desain, sehingga memudahkan UMKM dalam menjaga keberlanjutan proses produksi lanjutan.

Dari aspek infrastruktur, Mutiara Rani Pawestri (Teknik Sipil) melakukan penyesuaian tata letak (layout) ruang produksi dan etalase toko dengan prinsip straight-line flow. Penataan ini bertujuan meminimalkan hambatan alur kerja, mulai dari penerimaan bahan baku, proses produksi, pengemasan, hingga penjualan. Penataan ruang ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan kerja serta menarik minat konsumen yang datang langsung ke toko.

Untuk mendukung tampilan produk saat dipajang, Agnes Putri Astuti (Teknik Elektro) menerapkan penggunaan LED display sebagai elemen pencahayaan visual pada etalase. Sistem pencahayaan dirancang secara sederhana dengan pengaturan warna dan intensitas cahaya yang disesuaikan dengan identitas visual Kumala Snack. Hasilnya, kemasan terlihat lebih jelas, menonjol, dan profesional, terutama pada kondisi pencahayaan ruang yang kurang optimal.

Aspek non-teknis turut menjadi perhatian serius dalam program ini. Putri Nabila (Fakultas Hukum) memberikan pendampingan hukum dalam proses pembuatan legalitas badan usaha berupa PT Perorangan, memberikan payung hukum yang kuat bagi UMKM Kumala Snack. Melengkapi sisi branding, Amanda Kristanti (Sastra Indonesia) melakukan edukasi kebahasaan terkait penggunaan kosakata, frasa, dan kalimat Bahasa Indonesia yang efektif untuk bisnis, guna mendukung teks pada kemasan dan materi promosi produk.

Pemilik UMKM Kumala Snack menyambut baik rangkaian kegiatan yang dilakukan mahasiswa KKN-T. Ibu Sumiyati mengatakan, “Pokoknya apapun yang baik pasti saya terima, apalagi saya suka bingung kalau ada pembeli tanya-tanya mengenai Kumala ini.” Melalui pendampingan menyeluruh yang bermuara pada peremajaan packaging ini, dampak nyata dirasakan terhadap tampilan produk serta kesiapan Kumala Snack dalam mengembangkan pemasaran, baik secara langsung maupun melalui media digital.

Melalui program ini, mahasiswa KKN-T menunjukkan bahwa optimalisasi produksi UMKM dapat dimulai dari pembenahan packaging sebagai identitas produk. Dengan pendekatan multidisiplin, peremajaan kemasan tidak hanya berfungsi sebagai pembungkus, tetapi juga sebagai media informasi, promosi, dan peningkatan nilai jual UMKM Kumala Snack di Desa Teras, Boyolali.

Editor: Nur Ardi, Tim 5Berita.com

Pos terkait