Mahasiswa KKN-T UNDIP Ajak Siswa SDN 4 Sugihmanik Belajar Peduli Lingkungan Lewat Permainan Ular Tangga Edukatif

Mahasiswa KKN-T UNDIP Ajak Siswa SDN 4 Sugihmanik Belajar Peduli Lingkungan Lewat Permainan Ular Tangga Edukatif
Mahasiswa KKN-T UNDIP Kelompok 3 IDBU 69 bersama siswa kelas 5 SDN 4 Sugihmanik bermain Ular Tangga Edukatif sebagai media belajar peduli lingkungan pada Sabtu (19/7/2025).

5BERITA.COM, GROBOGAN — Suasana kelas 5 SDN 4 Sugihmanik, Kabupaten Grobogan, tampak riuh penuh semangat pada Sabtu (19/7/2025). Bukan tanpa alasan, hari itu para siswa mengikuti kegiatan belajar interaktif bertema peduli lingkungan melalui permainan Ular Tangga Edukatif yang dipandu oleh mahasiswa kelompok 3 KKN-T UNDIP IDBU 69.

Program yang diketuai oleh Firza Lyana ini dirancang untuk menanamkan kesadaran lingkungan sejak dini dengan cara yang menyenangkan. Papan permainan berukuran besar dibuat khusus dan dilengkapi dadu, serta kotak pada ular tangga yang berisi pertanyaan seputar perilaku ramah lingkungan.

Bacaan Lainnya

“Anak-anak lebih cepat memahami kalau belajar sambil bermain. Pertanyaan yang kami masukkan seperti apa itu 3R (Recycle, Reuse, Reduce), mengapa detergen bisa mencemari lingkungan, dan kenapa harus menghemat air, serta pertanyaan lainnya pada kotak ular tangga” jelas Firza.

Kepala SDN 4 Sugihmanik, Sri Hastuti, mengapresiasi program ini. “Ini cara kreatif untuk mengajarkan kepedulian lingkungan. Anak-anak jadi terlibat aktif dan lebih mudah mengingat pesannya,” ujarnya.

Dina Pratiwi, guru kelas 5, menambahkan bahwa siswa terlihat sangat antusias. “Belva, April, Hanan, dan teman-temannya semangat menjawab pertanyaan dan bahkan saling memberi penjelasan satu sama lain,” ungkapnya sambil tersenyum.

Salah satu siswa, Belva, mengaku senang bisa belajar lewat permainan ini. “Seru banget, jadi tahu kalau buang sampah sembarangan itu bisa bikin lingkungan kotor, dan kita harus hemat air,” katanya.

Kegiatan diakhiri dengan foto bersama dan evaluasi singkat. Hasilnya, sebagian besar siswa dapat mengulang kembali informasi yang mereka dapat selama permainan, menunjukkan bahwa pesan-pesan lingkungan telah tersampaikan dengan baik.

“Kami berharap kegiatan ini bisa diterapkan di sekolah lain, agar semakin banyak anak yang tumbuh dengan kesadaran menjaga lingkungan melalui media pembelajaran yang seru dan eduaktid” kata Firza.

Editor: Nur Ardi, Tim 5Berita.com

Pos terkait