5BERITA.COM, KARANGANYAR — Pada tanggal 26 Juli 2025, suasana di kawasan wisata Air Terjun Jumog, Karanganyar, terasa lebih hidup dari biasanya. Di tengah keindahan alam yang menenangkan, para pelaku UMKM yang berjualan di sekitar lokasi wisata mendapatkan kesempatan istimewa: mengikuti penyuluhan seputar digitalisasi keuangan usaha yang diprakarsai oleh mahasiswa KKN-T 147 Universitas Diponegoro (UNDIP) Semarang.
Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan aplikasi keuangan digital sebagai solusi praktis dalam pengelolaan keuangan toko dan usaha kecil.
Selama ini, banyak pelaku UMKM masih mencatat transaksi secara manual, yang berisiko tinggi terhadap kesalahan dan kurang efisien. Dengan aplikasi keuangan, mereka dapat mencatat transaksi, memantau arus kas, dan membuat laporan keuangan secara otomatis.
mahasiswa KKN-T 147 UNDIP memulai kegiatan dengan membagikan leaflet informatif kepada para pelaku usaha. Leaflet tersebut berisi penjelasan mengenai aplikasi keuangan, mulai dari pengertian, fungsi, kelebihan, hingga kekurangannya. Materi disusun dengan bahasa yang sederhana dan visual yang menarik agar mudah dipahami oleh semua kalangan.
Setelah pembagian leaflet, dilanjutkan dengan sesi sosialisasi singkat. Dalam sesi ini, peserta diajak untuk mengenal lebih jauh aplikasi yang direkomendasikan, termasuk fitur-fitur utama dan cara penggunaannya. Beberapa peserta bahkan langsung mencoba mengunduh aplikasi dan mengeksplorasi fitur-fiturnya secara mandiri.
Antusiasme peserta sangat terasa. Banyak pelaku UMKM yang aktif bertanya, berdiskusi, dan berbagi pengalaman terkait pengelolaan keuangan mereka. Kegiatan ini tidak hanya memberikan pengetahuan baru, tetapi juga membuka wawasan tentang pentingnya adaptasi teknologi dalam dunia usaha.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN-T 147 UNDIP berharap dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendorong digitalisasi UMKM di kawasan wisata. Dengan pengelolaan keuangan yang lebih baik dan terstruktur, pelaku usaha dapat meningkatkan profesionalisme, memperluas pasar, dan memperkuat daya saing di era digital.
Air Terjun Jumog hari itu menjadi saksi langkah awal menuju UMKM yang lebih modern dan melek teknologi. Semoga kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan di berbagai daerah, membawa semangat perubahan dan kemajuan bagi pelaku usaha lokal.
Penulis: Nashwa Fandi Abidah, Program Studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Undip









