5BERITA.COM, Semarang — Mahasiswa Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) yang tergabung dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 12 menunjukkan komitmennya dalam memajukan ekonomi warga di Kelurahan Karangrejo, Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang. Melalui inisiatif penguatan identitas visual, para mahasiswa ini memberikan bantuan sarana promosi kepada pelaku UMKM lokal guna mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di wilayah tersebut.
Salah satu sasaran utama program ini adalah usaha pakaian bekas layak pakai (preloved) yang menawarkan harga sangat ekonomis, yakni mulai dari Rp2.000 per potong. Meskipun memiliki potensi pasar yang luas, pelaku usaha di sektor ini seringkali terkendala oleh kurangnya media promosi luar ruang yang memadai, sehingga keberadaan usahanya kurang dikenal oleh masyarakat luas di luar lingkungan rukun tetangga.
Ketua Kelompok KKN UPGRIS 12, Adisti, mengungkapkan bahwa bantuan berupa standing banner ini dirancang untuk memberikan wajah baru bagi UMKM tersebut. “Kami ingin memberikan kontribusi nyata bagi UMKM warga. Kami mengaplikasikan kemampuan desain komunikasi visual untuk menciptakan media promosi yang menarik namun tetap informatif, sehingga identitas ‘Preloved 2 Ribu’ ini semakin kuat di mata calon pembeli,” ujar Adisti.
Proses pembuatan standing banner ini melibatkan riset kecil mengenai keunggulan usaha agar informasi yang disampaikan tepat sasaran. Selain menonjolkan harga yang kompetitif, banner tersebut juga memuat informasi lokasi dan kontak yang mudah dihubungi oleh pelanggan. Langkah ini diambil untuk menciptakan kesan usaha yang lebih profesional dan terpercaya.
Ibu Nur, pemilik usaha pakaian preloved di Karangrejo, mengaku sangat terbantu dengan adanya bantuan fisik dan pemikiran dari para mahasiswa. “Sebelumnya saya hanya mengandalkan kabar dari mulut ke mulut. Dengan adanya standing banner dari kakak-kakak KKN UPGRIS ini, tempat jualan saya jadi lebih rapi dan orang yang lewat jadi tahu kalau di sini ada baju murah berkualitas,” tuturnya.
Kegiatan penguatan branding ini diharapkan dapat menjadi stimulan bagi pelaku UMKM lain di Kelurahan Karangrejo untuk mulai memperhatikan aspek pemasaran visual dalam mengembangkan usahanya. Mahasiswa KKN UPGRIS berharap dukungan ini dapat berdampak langsung pada peningkatan omzet harian para pedagang kecil.
Program penguatan ekonomi ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh Kelompok 12 selama bulan Januari hingga Februari 2026 di wilayah Karangrejo. Selain pemberdayaan ekonomi, tim KKN juga aktif melaksanakan program di bidang pendidikan anak usia dini dan kesehatan masyarakat sebagai wujud implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi.









