Marga Silalahi Sabungan dikenal sebagai salah satu marga Batak Toba yang memiliki ikatan kuat dengan wilayah Tao Silalahi, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, yang dipercaya sebagai tanah asal (bona pasogit) keturunan Silalahi Sabungan. Ikatan historis dan kultural inilah yang menjadi latar belakang kunjungan rombongan Silalahi Sabungan Garut–Pencing ke Tao Silalahi dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Silalahi Sabungan Garut–Pencing Gondang Kandista.
Kegiatan tersebut berlangsung selama tiga hari dua malam di kampung asal Jeriko Silalahi, tepatnya di Desa Silalahi, Kecamatan Silahisabungan. Acara ini menjadi momentum penting dalam mempererat tali persaudaraan antar sesama keturunan Marga Silalahi Sabungan yang datang dari berbagai daerah.
Selama rangkaian kegiatan, rombongan mengikuti acara adat, doa bersama, serta kegiatan kebudayaan yang sarat makna kebersamaan. Kehadiran Gondang Kandista menjadi simbol pemersatu, sekaligus pengingat akan nilai-nilai leluhur yang diwariskan secara turun-temurun.
Jeriko Silalahi menyampaikan bahwa kunjungan ini bukan sekadar perayaan ulang tahun komunitas, melainkan juga sarana untuk memperkuat jati diri dan persaudaraan Marga Silalahi Sabungan.
“Dengan adanya acara ini, kita berharap tercipta momentum kebersamaan yang semakin menguatkan tali persaudaraan antar marga Silalahi Sabungan. Ini adalah peristiwa yang akan membekas bagi poparan dan seluruh keturunan Silalahi Sabungan. Semoga kita semua selalu dalam lindungan Tuhan,” ujar Jeriko Silalahi.
Ia menambahkan, keberadaan rombongan di kampung halaman selama beberapa hari memberikan ruang refleksi bagi generasi muda untuk mengenal akar sejarah, nilai adat, dan pentingnya menjaga persatuan keluarga besar Silalahi Sabungan di tengah perkembangan zaman.
Kunjungan budaya dan peringatan HUT ini diharapkan dapat menjadi agenda berkelanjutan, sekaligus memperkuat peran Tao Silalahi sebagai pusat kebudayaan dan pemersatu keturunan Marga Silalahi Sabungan di mana pun berada.











